Densus 88: 70 Anak Gabung Grup Ekstremisme, Terbanyak dari Jakarta
Penulis
Densus 88 Antiteror Polri mengungkapkan data mengkhawatirkan tentang keterlibatan anak-anak dalam grup ekstremisme online. Sebanyak 70 anak teridentifikasi bergabung dalam grup-grup tersebut, dengan mayoritas berasal dari Jakarta.
Kepala Densus 88 menjelaskan bahwa rekrutmen dilakukan melalui media sosial dan game online. "Para anak-anak ini diindoktrinasi secara bertahap hingga terbentuk pemahaman radikal," jelasnya.
Pihak kepolisian bekerja sama dengan Kemensos dan KPAI untuk melakukan deradikalisasi terhadap anak-anak tersebut. Pendekatan persuasif dipilih mengingat mereka masih di bawah umur.
Orang tua diminta lebih aktif mengawasi aktivitas online anak-anak mereka untuk mencegah paparan konten ekstremisme.
Admin
Penulis di Ngabari