Politik

Bau Busuk di Pasar Cimanggis, Selokan Jadi Tempat Buang Sampah

A
Admin

Penulis

09 Januari 2026, 00:00 WIB 7 views 2 menit baca
Bagikan:

Masalah Sampah di Pasar Cimanggis

Pasar Cimanggis di Tangerang Selatan masih menghadapi masalah sampah yang membusuk dan berbau. Meskipun tumpukan sampah telah diangkut, bau menyengat masih tercium di sekitar pasar. Selokan yang terletak di seberang pasar juga telah menjadi tempat buang sampah, sehingga airnya keruh dan berwarna hitam.

Menurut Tarmidzi, seorang warga setempat, orang-orang sering membuang sampah di selokan tersebut, terutama pada malam hari. "Orang yang saya sebel tuh, ada yang sampai buang di kali (selokan). Malam-malam datang bawa sampah dua karung, buang aja ke kali sini. Susah amat buat bayar iuran sampah kayaknya itu," kata Tarmidzi.

Sampah di Pasar Cimanggis

Tarmidzi juga menyebut bahwa sampah di Pasar Cimanggis baru-baru ini menumpuk sampai meluber ke jalan. Biasanya, sampah di sana diangkut setiap sehari atau dua hari sekali. Namun, belakangan ini, sampah tidak diangkut secara teratur, sehingga menumpuk dan berbau.

Tumpukan sampah di Pasar Cimanggis juga sempat terjadi akhir tahun lalu. Ketika sudah diangkut, tumpukan sampah kembali menggunung dalam waktu dua hari. "Iya waktu itu sempat diangkut, kapan itu ya. Terus dua hari tiga hari penuh lagi numpuk. Saya nggak paham juga aslinya dari mana, bisa cepat gitu nambahnya. Yang borongan buang ke sini ada," kata Tarmidzi.

Upaya Mengatasi Masalah Sampah

Untuk mengatasi masalah sampah di Pasar Cimanggis, diperlukan upaya yang lebih efektif dan terkoordinasi. Pemerintah setempat perlu meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah dan memastikan bahwa sampah diangkut secara teratur. Selain itu, perlu dilakukan kampanye kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mematuhi aturan-aturan yang berlaku.

Dengan upaya yang lebih serius dan terkoordinasi, diharapkan masalah sampah di Pasar Cimanggis dapat diatasi dan lingkungan sekitar dapat menjadi lebih bersih dan sehat. "Ini tunggu aja nanti, dua tiga hari lagi paling penuh lagi. Itu kalau belum ada solusi, ini sekarang lagi dijaga, ya semoga aja beneran nggak sampai kayak kemarin," kata Tarmidzi.

A

Admin

Penulis di Ngabari

Berita Terkait