Internasional

Serangan Amerika Serikat di Suriah: Operasi Balasan Terhadap ISIS

A
Admin

Penulis

11 Januari 2026, 08:00 WIB 13 views 2 menit baca
Bagikan:

Operasi Hawkeye Strike: Balasan Terhadap Serangan ISIS

Pada hari Sabtu, Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran terhadap target ISIS di Suriah sebagai bagian dari Operasi Hawkeye Strike. Operasi ini dilakukan sebagai balasan terhadap serangan ISIS yang menewaskan dua tentara Amerika Serikat dan satu penerjemah sipil di Palmyra, Suriah.

Menurut Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), serangan tersebut dilakukan pada pukul 12:30 waktu timur dan melibatkan pasukan Amerika Serikat dan mitra mereka. Serangan tersebut menggunakan lebih dari dua dozen pesawat dan melepaskan lebih dari 90 munisi presisi untuk menghantam lebih dari 35 target.

Latar Belakang Operasi Hawkeye Strike

Operasi Hawkeye Strike dimulai pada 19 Desember 2025 sebagai respons langsung terhadap serangan ISIS yang menewaskan dua tentara Amerika Serikat, Sgt. Edgar Brian Torres Tovar dan Sgt. William Nathaniel Howard, serta satu penerjemah sipil di Palmyra, Suriah. Kedua tentara tersebut berasal dari Iowa dan merupakan bagian dari Garda Nasional Iowa yang dikerahkan ke Timur Tengah sebagai bagian dari Operasi Inherent Resolve, misi Amerika Serikat untuk mengalahkan ISIS.

Menurut seorang pejabat Amerika Serikat, serangan ISIS yang menewaskan dua tentara Amerika Serikat dan satu penerjemah sipil dilakukan oleh seorang penembak ISIS di Palmyra, Suriah. Serangan tersebut juga melukai tiga anggota Garda Nasional Iowa lainnya.

tujuan Operasi Hawkeye Strike

Tujuan dari Operasi Hawkeye Strike adalah untuk memberikan pukulan besar terhadap sisa-sisa ISIS di Suriah dan kemampuan mereka untuk mengancam pasukan Amerika Serikat di wilayah tersebut. Amerika Serikat memiliki ratusan tentara yang dikerahkan di Suriah sebagai bagian dari misi lama untuk mengalahkan ISIS.

Menurut CNN, Operasi Hawkeye Strike bertujuan untuk menghantam target ISIS di Suriah dan mengurangi kemampuan mereka untuk mengancam pasukan Amerika Serikat di wilayah tersebut. Amerika Serikat telah melancarkan serangan-serangan terhadap target ISIS di Suriah sejak tahun 2014, ketika ISIS mengambil alih sebagian besar wilayah Suriah dan Irak.

Pesan Amerika Serikat kepada ISIS

Komando Pusat Amerika Serikat menyatakan bahwa pesan mereka kepada ISIS tetap sama: jika Anda menganiaya prajurit kami, kami akan menemukan dan membunuh Anda di mana pun di dunia, tidak peduli seberapa keras Anda mencoba untuk menghindari keadilan.

Amerika Serikat akan terus melancarkan serangan-serangan terhadap target ISIS di Suriah sebagai bagian dari Operasi Hawkeye Strike. Operasi ini merupakan bagian dari upaya Amerika Serikat untuk mengalahkan ISIS dan mengurangi kemampuan mereka untuk mengancam pasukan Amerika Serikat di wilayah tersebut.

A

Admin

Penulis di Ngabari

Berita Terkait