Indonesia Mencalonkan Diri sebagai Anggota Dewan Keamanan PBB: Komitmen terhadap Multilateralisme dan Perdamaian Global
Penulis
Indonesia Mencalonkan Diri sebagai Anggota Dewan Keamanan PBB
Menteri Luar Negeri Sugiono baru-baru ini mengumumkan bahwa Indonesia akan mencalonkan diri sebagai anggota tak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk periode 2029-2030. Pengumuman ini disampaikan dalam Pernyataan Pers Menteri Luar Negeri Tahunan (PPTM) 2026 yang digelar di Gedung Nusantara, Kemlu, pada Rabu, 14 Januari.
Menurut Menteri Sugiono, keputusan Indonesia untuk mencalonkan diri sebagai anggota tak tetap DK PBB merupakan bagian dari upaya negara ini untuk lebih aktif di panggung global dan mendorong PBB untuk lebih responsif terhadap tantangan global. Indonesia ingin memastikan bahwa sistem PBB tetap berfungsi dengan baik, bahkan di tengah tekanan yang semakin besar.
Komitmen terhadap Multilateralisme
Langkah Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota tak tetap DK PBB juga merupakan upaya untuk menunjukkan komitmen negara ini terhadap multilateralisme dan reformasi di tubuh PBB. Indonesia menyadari bahwa PBB saat ini menghadapi tantangan utama dalam memastikan reformasi di tubuh organisasi ini tidak hanya berupa wacana, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Indonesia telah memiliki pengalaman yang luas dalam menjadi anggota tak tetap DK PBB, dengan empat kali penunjukan sebelumnya, yaitu pada tahun 1973-1974, 1995-1996, 2007-2008, dan terakhir pada tahun 2019-2020. Selama masa jabatan tersebut, Indonesia telah berkontribusi secara aktif dalam promosi perdamaian dan keamanan global, serta memperjuangkan hak-hak dan kepentingan negara-negara berkembang.
Dukungan terhadap Kemerdekaan Palestina
Indonesia juga dikenal sebagai negara yang vokal dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan mengecam pendudukan serta agresi Israel. Dalam Sidang Dewan Keamanan PBB, Indonesia telah beberapa kali mengkritik kepemimpinan Dewan Keamanan yang dianggap tidak efektif dalam menangani konflik di Palestina. Indonesia berpendapat bahwa PBB harus lebih proaktif dalam mempromosikan perdamaian dan keadilan di kawasan tersebut.
Dengan mencalonkan diri sebagai anggota tak tetap DK PBB, Indonesia berharap dapat memperkuat peran multilateralisme dan perdamaian global. Indonesia juga berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak dan kepentingan negara-negara berkembang, serta mempromosikan perdamaian dan keadilan di seluruh dunia.
Admin
Penulis di Ngabari