Politik

Penyamaran Pramugari Gadungan Terkuak Berkat Corak Rok yang Berbeda

A
Admin

Penulis

09 Januari 2026, 05:00 WIB 5 views 3 menit baca
Bagikan:

Penyamaran Pramugari Gadungan Terkuak

Sebuah kasus penyamaran pramugari gadungan telah terkuak di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Wanita bernama Khairun Nisa tertangkap menyamar sebagai pramugari Batik Air karena corak rok yang berbeda. Penyamaran ini terbongkar saat penerbangan rute Palembang-Jakarta pada 6 Januari 2026.

Khairun Nisa duduk di kursi penumpang saat penerbangan, namun kru pesawat mencurigainya karena gelagapan saat ditanya soal diklat pramugari. "Pada saat di pesawat, salah satu kru tanya ke dia, 'Mbak diklat tahun berapa?' bingung dia, akhirnya gelagapan. Di situ ketahuannya," kata Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ipda Septian.

Corak Rok yang Berbeda

Penyamaran Khairun Nisa juga terbongkar karena motif rok yang dikenakan tidak sama dengan standar milik pramugari Batik Air. "Wanita atas nama Khairun Nisa ditegur oleh cabin crew pesawat Batik Air karena diduga memiliki warna corak rok pramugari Batik yang berbeda dengan rok yang dikeluarkan oleh perusahaan PT Lion Group," jelas Septian.

Pihak kru maskapai penerbangan kemudian menghubungi aviation security (avsec). Saat pesawat mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Nisa kemudian dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Septian menambahkan wanita tersebut tidak sampai ditahan. Pihak maskapai, kata Septian, juga tidak menempuh jalur hukum.

Asal-Usul Properti Milik Khairun Nisa

Polisi mengungkap asal-usul sejumlah properti milik Khairun Nisa setelah aksi penyamarannya sebagai pramugari Batik Air terbongkar. Properti tersebut mulai seragam, tanda pengenal, hingga koper yang dibelinya melalui online shop (olshop). "Jadi barang-barang itu benar, ada ID card, seragam, itu semua dia beli di toko online," ujar Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ipda Septian.

Polisi mengamankan seragam hingga koper milik pramugari gadungan di Bandara Soekarno-Hatta. Adapun barang-barang milik Nisa yang diamankan antara lain seragam 'pramugari' berupa kebaya putih dan rok batik warna ungu, sepasang sepatu wedges, ID card, koper hitam, dan tas kecil bertulisan 'Batik Air'.

Motif Jadi Pramugari Gadungan

Penyamaran wanita bernama Khairun Nisa yang seolah-olah pramugari Batik Air akhirnya terbongkar. Khairun Nisa mengaku berpura-pura menjadi pramugari hanya karena ingin menyenangkan hati orang tuanya. "Rencananya hanya untuk menyenangkan orang tuanya saja," kata Kasi Humas Polres Bandara Soekarno-Hatta Ipda Septian.

Septian menjelaskan wanita asal Palembang, Sumatera Selatan, ini pernah melamar menjadi pramugari pada Maret 2025. Orang tuanya sampai mengeluarkan uang puluhan juta demi anaknya menjadi seorang pramugari. Tapi ternyata Khairun Nisa tidak lulus. Demi menyenangkan hati orang tuanya itu, dia kemudian berdandan seperti pramugari Batik Air.

Batik Air Buka Suara

Batik Air buka suara terkait seorang wanita bernama Khairun Nisa viral menyamar sebagai pramugari. Polisi mengungkap Nisa merupakan korban penipuan dengan modus janji palsu menjadi seorang pramugari dengan membayar uang Rp 30 juta.

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihanto, meminta masyarakat waspada terkait segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Batik Air. Ia mengatakan perusahaan hanya menyampaikan penawaran pekerjaan dari kanal resmi. "Batik Air mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Batik Air, termasuk: pihak yang mengaku sebagai awak kabin, karyawan, atau perwakilan Batik Air, permintaan uang, transaksi, atau data pribadi melalui jalur tidak resmi, penawaran tiket, promosi, atau kerja sama yang tidak berasal dari kanal resmi," ujar Danang.

A

Admin

Penulis di Ngabari

Berita Terkait